<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>HERY SETIANTO</title>
	<atom:link href="http://erycloting.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://erycloting.wordpress.com</link>
	<description>SMK NEGERI 2 PURWOKERTO</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 Mar 2008 06:00:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='erycloting.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>HERY SETIANTO</title>
		<link>http://erycloting.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://erycloting.wordpress.com/osd.xml" title="HERY SETIANTO" />
	<atom:link rel='hub' href='http://erycloting.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>sejarah rasul</title>
		<link>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/29/sejarah-rasul/</link>
		<comments>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/29/sejarah-rasul/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 06:00:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erycloting</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita yang nggak basi]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://erycloting.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[BAGIAN KETIGA: MUHAMMAD DARI KELAHIRAN (1/3) SAMPAI PERKAWINANNYA Muhammad Husain Haekal Perkawinan Abdullah dengan Aminah - Abdullah wafat -   Muhammad lahir disusukan oleh Keluarga Sa'd - Kisah   dua malaikat - Lima tahun selama tinggal di pedalaman   - Aminah wafat - Di bawah asuhan Abd'l-Muttalib -   Abd'l-Muttalib wafat - Di bawah asuhan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erycloting.wordpress.com&amp;blog=2639434&amp;post=33&amp;subd=erycloting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<pre>BAGIAN KETIGA: MUHAMMAD DARI KELAHIRAN                   (1/3)

SAMPAI PERKAWINANNYA

Muhammad Husain Haekal   Perkawinan Abdullah dengan Aminah - Abdullah wafat -

   Muhammad lahir disusukan oleh Keluarga Sa'd - Kisah

   dua malaikat - Lima tahun selama tinggal di pedalaman

   - Aminah wafat - Di bawah asuhan Abd'l-Muttalib -

   Abd'l-Muttalib wafat - Di bawah asuhan Abu Talib -

   Pergi ke Suria dalam usia dua belas tahun- Perang

   Fijar - Menggembala kambing - Ke Suria membawa

   dagangan Khadijah - Perkawinannya dengan Khadijah</pre>
<p><span id="more-33"></span>USIA Abd&#8217;l-Muttalib sudah  hampir  mencapai  tujuhpuluh  tahun<br />
atau   lebih   tatkala  Abraha  mencoba  menyerang  Mekah  dan<br />
menghancurkan Rumah Purba. Ketika itu  umur  Abdullah  anaknya<br />
sudah duapuluh empat tahun, dan sudah tiba masanya dikawinkan.<br />
Pilihan Abd&#8217;l-Muttalib jatuh kepada Aminah bint Wahb  bin  Abd<br />
Manaf  bin Zuhra, &#8211; pemimpin suku Zuhra ketika itu yang sesuai<br />
pula usianya dan mempunyai kedudukan terhormat. Maka  pergilah<br />
anak-beranak  itu hendak mengunjungi keluarga Zuhra. Ia dengan<br />
anaknya menemui Wahb dan melamar puterinya.  Sebagian  penulis<br />
sejarah  berpendapat,  bahwa  ia  pergi  menemui  Uhyab, paman<br />
Aminah, sebab waktu itu ayahnya sudah  meninggal  dan  dia  di<br />
bawah  asuhan  pamannya.  Pada hari perkawinan Abdullah dengan<br />
Aminah itu, Abd&#8217;l-Muttalib  juga  kawin  dengan  Hala,  puteri<br />
pamannya.  Dari perkawinan ini lahirlah Hamzah, paman Nabi dan<br />
yang seusia dengan dia.</p>
<p>Abdullah dengan Aminah  tinggal  selama  tiga  hari  di  rumah<br />
Aminah,  sesuai  dengan  adat  kebiasaan  Arab bila perkawinan<br />
dilangsungkan di rumah keluarga pengantin puteri. Sesudah  itu<br />
mereka  pindah  bersama-sama  ke  keluarga Abd&#8217;l-Muttalib. Tak<br />
seberapa lama kemudian Abdullahpun  pergi  dalam  suatu  usaha<br />
perdagangan  ke  Suria  dengan  meninggalkan isteri yang dalam<br />
keadaan hamil. Tentang ini masih terdapat beberapa  keterangan<br />
yang  berbeda-beda:  adakah  Abdullah kawin lagi selain dengan<br />
Aminah;  adakah  wanita  lain  yang  datang  menawarkan   diri<br />
kepadanya?     Rasanya    tak    ada    gunanya    menyelidiki<br />
keterangan-keterangan semacam ini. Yang pasti  ialah  Abdullah<br />
adalah  seorang  pemuda  yang tegap dan tampan. Bukan hal yang<br />
luar biasa jika ada wanita lain yang ingin  menjadi  isterinya<br />
selain  Aminah. Tetapi setelah perkawinannya dengan Aminah itu<br />
hilanglah harapan yang lain walaupun  untuk  sementara.  Siapa<br />
tahu,   barangkali   mereka  masih  menunggu  ia  pulang  dari<br />
perjalanannya ke  Syam  untuk  menjadi  isterinya  di  samping<br />
Aminah.</p>
<p>Dalam  perjalanannya  itu  Abdullah  tinggal  selama  beberapa<br />
bulan. Dalam pada itu ia pergi juga ke Gaza dan kembali  lagi.<br />
Kemudian  ia  singgah  ke  tempat  saudara-saudara  ibunya  di<br />
Medinah sekadar beristirahat sesudah merasa letih selama dalam<br />
perjalanan.  Sesudah itu ia akan kembali pulang dengan kafilah<br />
ke Mekah. Akan tetapi kemudian ia menderita  sakit  di  tempat<br />
saudara-saudara  ibunya  itu.  Kawan-kawannyapun  pulang lebih<br />
dulu meninggalkan dia. Dan merekalah yang menyampaikan  berita<br />
sakitnya itu kepada ayahnya setelah mereka sampai di Mekah.</p>
<p>Begitu  berita sampai kepada Abd&#8217;l-Muttalib ia mengutus Harith<br />
- anaknya yang sulung &#8211; ke  Medinah,  supaya  membawa  kembali<br />
bila  ia  sudah  sembuh.  Tetapi  sesampainya  di  Medinah  ia<br />
mengetahui bahwa Abdullah sudah meninggal dan sudah dikuburkan<br />
pula,   sebulan   sesudah   kafilahnya   berangkat  ke  Mekah.<br />
Kembalilah Harith kepada keluarganya dengan  membawa  perasaan<br />
pilu  atas  kematian  adiknya itu. Rasa duka dan sedih menimpa<br />
hati Abd&#8217;l-Muttalib, menimpa hati Aminah, karena ia kehilangan<br />
seorang  suami  yang  selama  ini  menjadi harapan kebahagiaan<br />
hidupnya. Demikian juga Abd&#8217;l-Muttalib sangat sayang kepadanya<br />
sehingga penebusannya terhadap Sang Berhala yang demikian rupa<br />
belum pernah terjadi di kalangan masyarakat Arab sebelum itu.</p>
<p>Peninggalan Abdullah sesudah  wafat  terdiri  dari  lima  ekor<br />
unta,  sekelompok  ternak kambing dan seorang budak perempuan,<br />
yaitu Umm Ayman &#8211; yang kemudian menjadi pengasuh  Nabi.  Boleh<br />
jadi   peninggalan   serupa  itu  bukan  berarti  suatu  tanda<br />
kekayaan; tapi  tidak  juga  merupakan  suatu  kemiskinan.  Di<br />
samping  itu  umur  Abdullah yang masih dalam usia muda belia,<br />
sudah mampu bekerja dan berusaha mencapai kekayaan. Dalam pada<br />
itu  ia  memang tidak mewarisi sesuatu dari ayahnya yang masih<br />
hidup itu.</p>
<p>Aminah sudah hamil, dan kemudian, seperti  wanita  lain  iapun<br />
melahirkan.  Selesai  bersalin  dikirimnya berita kepada Abd&#8217;l<br />
Muttalib  di  Ka&#8217;bah,  bahwa  ia   melahirkan   seorang   anak<br />
laki-laki.  Alangkah gembiranya orang tua itu setelah menerima<br />
berita. Sekaligus ia teringat kepada Abdullah anaknya. Gembira<br />
sekali  hatinya  karena  ternyata pengganti anaknya sudah ada.<br />
Cepat-cepat ia menemui menantunya itu,  diangkatnya  bayi  itu<br />
lalu  dibawanya  ke  Ka&#8217;bah. Ia diberi nama Muhammad. Nama ini<br />
tidak umum di kalangan orang Arab tapi cukup dikenal. Kemudian<br />
dikembalikannya  bayi  itu  kepada  ibunya. Kini mereka sedang<br />
menantikan orang yang akan menyusukannya  dari  Keluarga  Sa&#8217;d<br />
(Banu  Sa&#8217;d),  untuk  kemudian  menyerahkan anaknya itu kepada<br />
salah seorang dari mereka, sebagaimana sudah menjadi adat kaum<br />
bangsawan Arab di Mekah.</p>
<p>Mengenai  tahun  ketika  Muhammad  dilahirkan,  beberapa  ahli<br />
berlainan pendapat. Sebagian besar mengatakan pada Tahun Gajah<br />
(570  Masehi).  Ibn  Abbas mengatakan ia dilahirkan pada Tahun<br />
Gajah itu. Yang lain berpendapat  kelahirannya  itu  limabelas<br />
tahun sebelum peristiwa gajah. Selanjutnya ada yang mengatakan<br />
ia dilahirkan beberapa hari  atau  beberapa  bulan  atau  juga<br />
beberapa  tahun  sesudah  Tahun  Gajah. Ada yang menaksir tiga<br />
puluh tahun, dan ada  juga  yang  menaksir  sampai  tujuhpuluh<br />
tahun.</p>
<p>Juga para ahli berlainan pendapat mengenai bulan kelahirannya.<br />
Sebagian besar mengatakan ia dilahirkan bulan Rabiul Awal. Ada<br />
yang  berkata lahir dalam bulan Muharam, yang lain berpendapat<br />
dalam bulan Safar, sebagian lagi menyatakan dalam bulan Rajab,<br />
sementara yang lain mengatakan dalam bulan Ramadan.</p>
<p>Kelainan  pendapat itu juga mengenai hari bulan ia dilahirkan.<br />
Satu pendapat mengatakan pada malam kedua  Rabiul  Awal,  atau<br />
malam   kedelapan,   atau   kesembilan.  Tetapi  pada  umumnya<br />
mengatakan, bahwa dia dilahirkan pada tanggal duabelas  Rabiul<br />
Awal. Ini adalah pendapat Ibn Ishaq dan yang lain.</p>
<p>Selanjutnya   terdapat   perbedaan   pendapat  mengenai  waktu<br />
kelahirannya, yaitu siang atau malam, demikian  juga  mengenai<br />
tempat  kelahirannya di Mekah. Caussin de Perceval dalam Essai<br />
sur  l&#8217;Histoire  des   Arabes   menyatakan,   bahwa   Muhammad<br />
dilahirkan bulan Agustus 570, yakni Tahun Gajah, dan bahwa dia<br />
dilahirkan di Mekah di rumah kakeknya Abd&#8217;l-Muttalib.</p>
<p>Pada  hari  ketujuh  kelahirannya  itu  Abd&#8217;l-Muttalib   minta<br />
disembelihkan   unta.   Hal   ini  kemudian  dilakukan  dengan<br />
mengundang makan masyarakat Quraisy. Setelah mereka mengetahui<br />
bahwa  anak  itu  diberi  nama Muhammad, mereka bertanya-tanya<br />
mengapa ia tidak suka memakai nama nenek  moyang.  &#8220;Kuinginkan<br />
dia akan  menjadi  orang  yang Terpuji,1  bagi Tuhan di langit<br />
dan bagi makhlukNya di bumi,&#8221; jawab Abd&#8217;l Muttalib.</p>
<p>Aminah masih menunggu  akan  menyerahkan  anaknya  itu  kepada<br />
salah  seorang  Keluarga  Sa&#8217;d  yang  akan menyusukan anaknya,<br />
sebagaimana sudah menjadi kebiasaan  bangsawan-bangsawan  Arab<br />
di    Mekah.    Adat   demikian   ini   masih   berlaku   pada<br />
bangsawan-bangsawan  Mekah.  Pada   hari   kedelapan   sesudah<br />
dilahirkan  anak  itupun  dikirimkan  ke  pedalaman  dan  baru<br />
kembali pulang ke kota sesudah ia berumur delapan atau sepuluh<br />
tahun.  Di  kalangan  kabilah-kabilah  pedalaman yang terkenal<br />
dalam menyusukan ini di antaranya  ialah  kabilah  Banu  Sa&#8217;d.<br />
Sementara masih menunggu orang yang akan menyusukan itu Aminah<br />
menyerahkan anaknya kepada Thuwaiba, budak perempuan pamannya,<br />
Abu  Lahab. Selama beberapa waktu ia disusukan, seperti Hamzah<br />
yang juga kemudian disusukannya. Jadi  mereka  adalah  saudara<br />
susuan.</p>
<p>Sekalipun  Thuwaiba hanya beberapa hari saja menyusukan, namun<br />
ia tetap memelihara hubungan yang baik sekali selama hidupnya.<br />
Setelah  wanita  itu  meninggal  pada tahun ketujuh sesudah ia<br />
hijrah ke Medinah,  untuk  meneruskan  hubungan  baik  itu  ia<br />
menanyakan  tentang  anaknya yang juga menjadi saudara susuan.<br />
Tetapi kemudian  ia  mengetahui  bahwa  anak  itu  juga  sudah<br />
meninggal sebelum ibunya.</p>
<p>Akhirnya  datang  juga  wanita-wanita  Keluarga Sa&#8217;d yang akan<br />
menyusukan itu ke Mekah. Mereka memang mencari bayi yang  akan<br />
mereka  susukan.  Akan  tetapi  mereka  menghindari  anak-anak<br />
yatim. Sebenarnya mereka masih mengharapkan sesuatu jasa  dari<br />
sang  ayah.  Sedang  dari  anak-anak yatim sedikit sekali yang<br />
dapat mereka harapkan. Oleh karena itu di  antara  mereka  itu<br />
tak  ada  yang  mau  mendatangi Muhammad. Mereka akan mendapat<br />
hasil yang lumayan bila mendatangi keluarga yang dapat  mereka<br />
harapkan.</p>
<p>Akan tetapi Halimah bint Abi-Dhua&#8217;ib yang pada mulanya menolak<br />
Muhammad, seperti yang lain-lain juga, ternyata tidak mendapat<br />
bayi  lain  sebagai gantinya. Di samping itu karena dia memang<br />
seorang  wanita  yang  kurang  mampu,  ibu-ibu  lainpun  tidak<br />
menghiraukannya.  Setelah  sepakat  mereka  akan  meninggalkan<br />
Mekah. Halimah berkata kepada Harith bin Abd&#8217;l-&#8217;Uzza suaminya:<br />
&#8220;Tidak  senang  aku pulang bersama dengan teman-temanku tanpa<br />
membawa seorang bayi. Biarlah aku pergi kepada anak yatim  itu<br />
dan akan kubawa juga.&#8221;</p>
<p>&#8220;Baiklah,&#8221;  jawab  suaminya.  &#8220;Mudah-mudahan  karena itu Tuhan<br />
akan memberi berkah kepada kita.&#8221;</p>
<p>Halimah  kemudian  mengambil  Muhammad  dan  dibawanya   pergi<br />
bersama-sama   dengan   teman-temannya   ke   pedalaman.   Dia<br />
bercerita, bahwa sejak diambilnya anak itu ia merasa  mendapat<br />
berkah.   Ternak   kambingnya   gemuk-gemuk   dan   susunyapun<br />
bertambah. Tuhan telah memberkati semua yang ada padanya.</p>
<p>Selama dua tahun Muhammad tinggal di  sahara,  disusukan  oleh<br />
Halimah  dan  diasuh oleh Syaima&#8217;, puterinya. Udara sahara dan<br />
kehidupan pedalaman yang  kasar  menyebabkannya  cepat  sekali<br />
menjadi  besar,  dan  menambah  indah  bentuk  dan pertumbuhan<br />
badannya. Setelah cukup dua tahun dan  tiba  masanya  disapih,<br />
Halimah  membawa  anak  itu  kepada  ibunya  dan  sesudah  itu<br />
membawanya kembali ke  pedalaman.  Hal  ini  dilakukan  karena<br />
kehendak  ibunya,  kata sebuah keterangan, dan keterangan lain<br />
mengatakan karena kehendak Halimah sendiri. Ia dibawa  kembali<br />
supaya  lebih  matang,  juga  memang  dikuatirkan  dari adanya<br />
serangan wabah Mekah.</p>
<p>Dua tahun lagi anak itu tinggal  di  sahara,  menikmati  udara<br />
pedalaman  yang  jernih  dan bebas, tidak terikat oleh sesuatu<br />
ikatan jiwa, juga tidak oleh ikatan materi.</p>
<p>Pada masa itu, sebelum usianya  mencapai  tiga  tahun,  ketika<br />
itulah  terjadi  cerita  yang  banyak dikisahkan orang. Yakni,<br />
bahwa  sementara  ia  dengan  saudaranya  yang  sebaya  sesama<br />
anak-anak   itu  sedang  berada  di  belakang  rumah  di  luar<br />
pengawasan keluarganya, tiba-tiba anak yang dari Keluarga Sa&#8217;d<br />
itu   kembali   pulang  sambil  berlari,  dan  berkata  kepada<br />
ibu-bapanya: &#8220;Saudaraku yang dari Quraisy  itu  telah  diambil<br />
oleh  dua  orang  laki-laki  berbaju  putih.  Dia dibaringkan,<br />
perutnya dibedah, sambil di balik-balikan.&#8221;</p>
<p>Dan tentang Halimah ini ada juga diceritakan,  bahwa  mengenai<br />
diri  dan suaminya ia berkata: &#8220;Lalu saya pergi dengan ayahnya<br />
ke  tempat  itu.  Kami  jumpai  dia  sedang  berdiri.  Mukanya<br />
pucat-pasi. Kuperhatikan dia. demikian juga ayahnya. Lalu kami<br />
tanyakan: &#8220;Kenapa kau, nak?&#8221; Dia menjawab: &#8220;Aku didatangi oleh<br />
dua  orang  laki-laki berpakaian putih. Aku di baringkan, lalu<br />
perutku di bedah. Mereka mencari sesuatu di dalamnya. Tak tahu<br />
aku apa yang mereka cari.&#8221;</p>
<p>Halimah dan suaminya kembali pulang ke rumah. Orang itu sangat<br />
ketakutan, kalau-kalau anak itu sudah kesurupan. Sesudah  itu,<br />
dibawanya  anak  itu  kembali  kepada  ibunya  di  Mekah. Atas<br />
peristiwa ini Ibn Ishaq  membawa  sebuah  Hadis  Nabi  sesudah<br />
kenabiannya. Tetapi dalam menceritakan peristiwa ini Ibn Ishaq<br />
nampaknya  hati-hati  sekali  dan   mengatakan   bahwa   sebab<br />
dikembalikannya  kepada  ibunya bukan karena cerita adanya dua<br />
malaikat itu, melainkan &#8211; seperti cerita Halimah kepada Aminah<br />
-  ketika  ia di bawa pulang oleh Halimah sesudah disapih, ada<br />
beberapa orang Nasrani  Abisinia  memperhatikan  Muhammad  dan<br />
menanyakan   kepada   Halimah  tentang  anak  itu.  Dilihatnya<br />
belakang anak itu, lalu mereka berkata:</p>
<p>&#8220;Biarlah kami bawa anak ini kepada raja kami di  negeri  kami.<br />
Anak  ini  akan menjadi orang penting. Kamilah yang mengetahui<br />
keadaannya.&#8221; Halimah lalu cepat-cepat menghindarkan diri  dari<br />
mereka  dengan  membawa  anak  itu.  Demikian juga cerita yang<br />
dibawa oleh Tabari, tapi  ini  masih  di  ragukan;  sebab  dia<br />
menyebutkan   Muhammad   dalam   usianya   itu,  lalu  kembali<br />
menyebutkan  bahwa  hal  itu  terjadi   tidak   lama   sebelum<br />
kenabiannya dan usianya empatpuluh tahun.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/erycloting.wordpress.com/33/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/erycloting.wordpress.com/33/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/erycloting.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/erycloting.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/erycloting.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/erycloting.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/erycloting.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/erycloting.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/erycloting.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/erycloting.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/erycloting.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/erycloting.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/erycloting.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/erycloting.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/erycloting.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/erycloting.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erycloting.wordpress.com&amp;blog=2639434&amp;post=33&amp;subd=erycloting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/29/sejarah-rasul/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/85f63a0e2be9c6a64fb796e07954c14a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">erycloting</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kesehatan tubuh</title>
		<link>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/29/kesehatan-tubuh/</link>
		<comments>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/29/kesehatan-tubuh/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Mar 2008 05:56:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erycloting</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita yang nggak basi]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://erycloting.wordpress.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[tips menjaga kesehatan tubuh Berikut Tips yang dapat anda perhatikan, mudah-mudahan berguna untuk menjaga kesehatan tubuh.1. Banyak minum Air sebagai komponen vital bagi tubuh bukan saja untuk menghilangkan haus. Air berguna untuk memperlancar metabolisme didalam tubuh. Memperlancar perderana darah, membantu kerja ginjal, membantu regenerasi sel-sel tubuh dan memperhalus kulit. Bagi saya, banyak minum air itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erycloting.wordpress.com&amp;blog=2639434&amp;post=31&amp;subd=erycloting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><i><b>tips menjaga kesehatan tubuh</b></i></p>
<p>Berikut Tips yang dapat anda perhatikan, mudah-mudahan berguna untuk menjaga kesehatan tubuh.<span id="more-31"></span>1. Banyak minum<br />
Air sebagai komponen vital bagi tubuh bukan saja untuk menghilangkan haus. Air berguna untuk memperlancar metabolisme didalam tubuh. Memperlancar perderana darah, membantu kerja ginjal, membantu regenerasi sel-sel tubuh dan memperhalus kulit. Bagi saya, banyak minum air itu bagus. Terlepas dari artikel yang pernah saya baca bahwa banyak minum air tidak ada efeknya (aneh bukan?) Banyak-banyaklah minum air setelah makan, setelah berolahraga dan sebelum tidur. Anda dapat mencampur sedikit garam pada air minum yang anda minum setelah berolahraga. Untuk sedikit memperbaiki garam-garam tubuh yang larut dalam keringat.</p>
<p>2. Jangan terlalu banyak makan<br />
Ini pengalaman pribadi juga. Dibanding dengan orang yang suplai makanan lancar dengan orang yang makan 2 kali sehari, dengan hanya sedikit tambahan cemilan, yang lebih sehat adalah yang jarang makan. Boleh percaya boleh tidak tapi memang begitu kenyataannya. Kenapa ? karena (ini menurut analisis saya) tubuh orang yang sering makan akan lebih kotor dan harus bekerja terus dibanding orang yang jarang makan. Ampas-ampas jenuh yang ada didalam tubuh tidak bisa bersih karena ditimpah dan ditimpah lagi dengan makanan.</p>
<p>3. Tidur yang cukup<br />
kalau ini mungkin anda sudah mengetahuinya. Tapi apa anda benar-benar mengetahuinya ?. Tidur yang cukup dapat membantu kesehatan tubuh karena diwaktu tidur itu sel-sel diperbaiki, kerja organ tubuh berkurang sehingga memiliki waktu istirahat. tidur cukup juga dapat mencegah jerawat. Minum air banyak sebelum tidur, dapat membantu kelancaran proses perbaikan sel-sel tubuh. Kabarnya urine yang dikeluarkan dipagi hari, memiliki berbagai macam manfaat. Contohnya :<br />
1. Mengobati sakit mata pada unggas<br />
2. Mengobati beberapa penyakit berat (sering pegal, kaki linu-linu, sering sakit perut dsb)<br />
3. Memperhalus kulit wajah (harus urine yang sudah mengendap. Jika anda tidur subuh, urine tidak bermanfaat, karena belum mengendap)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/erycloting.wordpress.com/31/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/erycloting.wordpress.com/31/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/erycloting.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/erycloting.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/erycloting.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/erycloting.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/erycloting.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/erycloting.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/erycloting.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/erycloting.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/erycloting.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/erycloting.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/erycloting.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/erycloting.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/erycloting.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/erycloting.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erycloting.wordpress.com&amp;blog=2639434&amp;post=31&amp;subd=erycloting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/29/kesehatan-tubuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/85f63a0e2be9c6a64fb796e07954c14a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">erycloting</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>cewek impian</title>
		<link>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/09/cewek-impian/</link>
		<comments>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/09/cewek-impian/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Mar 2008 08:02:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erycloting</dc:creator>
				<category><![CDATA[album foto]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://erycloting.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erycloting.wordpress.com&amp;blog=2639434&amp;post=30&amp;subd=erycloting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://erycloting.files.wordpress.com/2008/03/agnes2.jpg" title="yu"><img src="http://erycloting.files.wordpress.com/2008/03/agnes2.thumbnail.jpg?w=252&#038;h=170" alt="yu" height="170" width="252" /></a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/erycloting.wordpress.com/30/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/erycloting.wordpress.com/30/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/erycloting.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/erycloting.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/erycloting.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/erycloting.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/erycloting.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/erycloting.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/erycloting.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/erycloting.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/erycloting.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/erycloting.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/erycloting.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/erycloting.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/erycloting.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/erycloting.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erycloting.wordpress.com&amp;blog=2639434&amp;post=30&amp;subd=erycloting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/09/cewek-impian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/85f63a0e2be9c6a64fb796e07954c14a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">erycloting</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://erycloting.files.wordpress.com/2008/03/agnes2.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">yu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>my pren, anjar</title>
		<link>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/09/my-pren-anjar/</link>
		<comments>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/09/my-pren-anjar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Mar 2008 07:53:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erycloting</dc:creator>
				<category><![CDATA[album foto]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://erycloting.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erycloting.wordpress.com&amp;blog=2639434&amp;post=25&amp;subd=erycloting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://erycloting.files.wordpress.com/2008/03/monyet.jpg" title="kunyuk"><img src="http://erycloting.files.wordpress.com/2008/03/monyet.thumbnail.jpg?w=161&#038;h=161" alt="kunyuk" height="161" width="161" /></a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/erycloting.wordpress.com/25/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/erycloting.wordpress.com/25/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/erycloting.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/erycloting.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/erycloting.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/erycloting.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/erycloting.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/erycloting.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/erycloting.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/erycloting.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/erycloting.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/erycloting.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/erycloting.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/erycloting.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/erycloting.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/erycloting.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erycloting.wordpress.com&amp;blog=2639434&amp;post=25&amp;subd=erycloting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/09/my-pren-anjar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/85f63a0e2be9c6a64fb796e07954c14a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">erycloting</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://erycloting.files.wordpress.com/2008/03/monyet.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kunyuk</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>hery s</title>
		<link>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/09/hery-s/</link>
		<comments>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/09/hery-s/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Mar 2008 07:43:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erycloting</dc:creator>
				<category><![CDATA[album foto]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://erycloting.wordpress.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erycloting.wordpress.com&amp;blog=2639434&amp;post=22&amp;subd=erycloting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://erycloting.files.wordpress.com/2008/03/reco0380.jpg" title="erik"><img src="http://erycloting.files.wordpress.com/2008/03/reco0380.thumbnail.jpg?w=450" alt="erik" /></a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/erycloting.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/erycloting.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/erycloting.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/erycloting.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/erycloting.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/erycloting.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/erycloting.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/erycloting.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/erycloting.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/erycloting.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/erycloting.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/erycloting.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/erycloting.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/erycloting.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/erycloting.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/erycloting.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erycloting.wordpress.com&amp;blog=2639434&amp;post=22&amp;subd=erycloting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/09/hery-s/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/85f63a0e2be9c6a64fb796e07954c14a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">erycloting</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://erycloting.files.wordpress.com/2008/03/reco0380.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">erik</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>heri</title>
		<link>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/09/heri/</link>
		<comments>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/09/heri/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Mar 2008 07:42:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erycloting</dc:creator>
				<category><![CDATA[album foto]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://erycloting.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erycloting.wordpress.com&amp;blog=2639434&amp;post=20&amp;subd=erycloting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://erycloting.files.wordpress.com/2008/03/reco0353.jpg" title="ery manies"><img src="http://erycloting.files.wordpress.com/2008/03/reco0353.thumbnail.jpg?w=450" alt="ery manies" /></a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/erycloting.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/erycloting.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/erycloting.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/erycloting.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/erycloting.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/erycloting.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/erycloting.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/erycloting.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/erycloting.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/erycloting.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/erycloting.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/erycloting.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/erycloting.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/erycloting.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/erycloting.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/erycloting.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erycloting.wordpress.com&amp;blog=2639434&amp;post=20&amp;subd=erycloting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/09/heri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/85f63a0e2be9c6a64fb796e07954c14a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">erycloting</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://erycloting.files.wordpress.com/2008/03/reco0353.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ery manies</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ery s</title>
		<link>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/09/ery-s/</link>
		<comments>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/09/ery-s/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Mar 2008 07:40:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erycloting</dc:creator>
				<category><![CDATA[album foto]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://erycloting.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erycloting.wordpress.com&amp;blog=2639434&amp;post=18&amp;subd=erycloting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://erycloting.files.wordpress.com/2008/03/reco0281.jpg" title="ery s."><img src="http://erycloting.files.wordpress.com/2008/03/reco0281.thumbnail.jpg?w=450" alt="ery s." /></a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/erycloting.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/erycloting.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/erycloting.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/erycloting.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/erycloting.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/erycloting.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/erycloting.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/erycloting.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/erycloting.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/erycloting.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/erycloting.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/erycloting.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/erycloting.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/erycloting.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/erycloting.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/erycloting.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erycloting.wordpress.com&amp;blog=2639434&amp;post=18&amp;subd=erycloting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/09/ery-s/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/85f63a0e2be9c6a64fb796e07954c14a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">erycloting</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://erycloting.files.wordpress.com/2008/03/reco0281.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ery s.</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>ery</title>
		<link>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/09/ery/</link>
		<comments>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/09/ery/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Mar 2008 07:39:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erycloting</dc:creator>
				<category><![CDATA[album foto]]></category>
		<category><![CDATA[kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://erycloting.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erycloting.wordpress.com&amp;blog=2639434&amp;post=16&amp;subd=erycloting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://erycloting.files.wordpress.com/2008/03/phasa1.jpg" title="ery"><img src="http://erycloting.files.wordpress.com/2008/03/phasa1.thumbnail.jpg?w=223&#038;h=168" alt="ery" height="168" width="223" /></a></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/erycloting.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/erycloting.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/erycloting.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/erycloting.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/erycloting.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/erycloting.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/erycloting.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/erycloting.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/erycloting.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/erycloting.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/erycloting.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/erycloting.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/erycloting.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/erycloting.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/erycloting.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/erycloting.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erycloting.wordpress.com&amp;blog=2639434&amp;post=16&amp;subd=erycloting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/09/ery/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/85f63a0e2be9c6a64fb796e07954c14a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">erycloting</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://erycloting.files.wordpress.com/2008/03/phasa1.thumbnail.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ery</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>pulau serangan bali</title>
		<link>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/08/pulau-serangan-bali/</link>
		<comments>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/08/pulau-serangan-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Mar 2008 08:07:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erycloting</dc:creator>
				<category><![CDATA[potensi alam pulau bali]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://erycloting.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Serangan, Adakah Lagi Rasa &#8220;Sira Angen&#8221; PADA masa lampau, Pulau Serangan terkenal dengan keindahan panorama alam lautnya. Hamparan pasir kuning keemasan yang membaluti tepian pantai timur dan tenggara Serangan yang landai membuat pulau kecil ini sempat dijuluki sebagai &#8220;Pulau Emas&#8221;. Di situ, satwa langka penyu sering mendarat untuk bertelur. Serangan juga menjadi surga bagi para [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erycloting.wordpress.com&amp;blog=2639434&amp;post=13&amp;subd=erycloting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h3><!-- start content --></h3>
<p><b><span style="font-family:Trebuchet MS;">Serangan, Adakah Lagi Rasa &#8220;Sira Angen&#8221; </span></b></p>
<p class="MsoPlainText"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Sanur_200507-5.jpg" class="image" title="Suasana di Pantai Sanur"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/5d/Sanur_200507-5.jpg/200px-Sanur_200507-5.jpg" alt="Suasana di Pantai Sanur" class="thumbimage" border="0" height="215" width="293" /></a><b><span style="font-family:Trebuchet MS;"><font size="2"></font></span></b></p>
<p class="MsoPlainText"><b><span style="font-family:Trebuchet MS;"><font size="2">PADA</font></span></b><span style="font-family:Trebuchet MS;"><font size="2"> masa lampau, Pulau Serangan terkenal dengan keindahan panorama alam lautnya. Hamparan pasir kuning keemasan yang membaluti tepian pantai timur dan tenggara Serangan yang landai membuat pulau kecil ini sempat dijuluki sebagai &#8220;Pulau Emas&#8221;. Di situ, satwa langka penyu sering mendarat untuk bertelur.</font></span><span style="font-family:Trebuchet MS;"><font size="2"> </font></span></p>
<p><span id="more-13"></span>Serangan juga menjadi surga bagi para pemuja keindahan alam bawah laut lantaran hamparan padang lamun di situ tumbuh subur. Di sanalah &#8220;rumah&#8221; yang nyaman bagi berbagai jenis ikan hias, ikan konsumsi, udang, kepiting dan berbagai biota laut lainnya. Pesona Serangan itu pula yang &#8220;menjerat&#8221; hati para pelaut Bugis asal Makasar untuk menetap di sana. Dari generasi ke generasi, para pelaut penganut Islam itu bermukim di sana. Hidup berdampingan secara harmonis dengan penduduk asli yang beragama Hindu.</p>
<p>Dulu, dalam pelayaran yang melelahkan dari Makassar, para pelaut itu sering singgah di Serangan untuk mencari air minum. Setelah minum di sana, mereka pun akhirnya terkena pengaruh sira angen &#8212; merasa sayang atau kangen dengan Serangan. Sehingga, tak sedikit dari pelaut Bugis itu memutuskan menetap di sana. Selanjutnya, mereka pun membentuk pemukiman yang dikenal dengan Kampung Bugis dan beranak-pinak hingga saat ini.</p>
<p>&#8220;Kami meyakini, penyebutan Serangan untuk pulau kecil berawal dari rasa sira angen itu. Siapa pun menikmati keindahan Pulau Serangan, pasti diliputi perasaan sayang dan senantiasa mengangeninya,&#8221; kata I Wayan Sudarsana, salah seorang warga Serangan sambil mengenang keindahan alam laut Pulau Serangan sebelum proyek reklamasi yang digerakkan PT Bali Turtle Island Development (BTID) datang menjamah.</p>
<p>Menurut Sudarsana yang juga Sekretaris Forum Pemulihan Pertiwi Masyarakat Serangan (F. Permas) ini, Serangan merupakan model yang positif bagaimana seharusnya sebuah toleransi kehidupan beragama ditumbuhkembangkan. Di pulau itu, antara penduduk beragama Hindu dengan penduduk pendatang dari suku Bugis-Makassar yang beragama Islam, hidup rukun dan damai.</p>
<p>Bentuk toleransi yang mempererat rasa persaudaraan di tengah perbedaan itu diwujudkan pada saat hari-hari besar Agama Hindu dan Islam. Mereka saling ngejot (mengirim makanan, red) dan sama-sama menjaga suasana kondusif agar perayaan hari-hari besar keagamaan itu berlangsung khusyuk. &#8220;Kami saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Sejak dulu hingga saat ini, kearifan lokal yang diwariskan generasi pendahulu kami tetap terjaga dengan baik,&#8221; katanya.</p>
<p>Serangan dan Sakenan</p>
<p>Bagaimana halnya dengan Pura Sakenan? Serangan dan Pura Sakenan seolah tak terpisahkan. Pura Sakenan sangat identik dengan Pulau Serangan.</p>
<p>Menurut Sudarsana, leluhur Pulau Serangan menyebutkan nama Pura Sakenan berasal dari kata sakya yang berarti menyatukan pikiran langsung kepada Tuhan. &#8220;Karena itu, Pura Sakenan di Pulau Serangan merupakan sebuah contoh yang menarik dan menyatukan berbagai pengertian untuk tujuan yang mulia, baik yang berkaitan dengan masalah jasmaniah maupun rohaniah,&#8221; katanya lagi.</p>
<p>Mengutip sejumlah referensi, Sudarsana mengatakan sebagian kelompok tempat suci di Serangan dibangun oleh Mpu Kuturan pada abad ke-12 dan sebagian lagi oleh Danghyang Nirartha pada abad ke-15. Rupanya, para orang suci itu membangun tempat suci karena juga merasa sira angen dengan keindahan alam yang natural dan vibrasi spiritual Serangan. Maka, dibangunlah di situ tempat suci yang memiliki kekhasan arsitektur mirip dengan Pura Luhur Uluwatu yang berlokasi di ujung selatan Pulau Bali. &#8220;Serangan dan Sakenan juga merupakan salah satu tempat penting bagi lahirnya karya-karya sastra Danghyang Nirarta. Di sini, keindahan dan kesucian berpadu jadi satu,&#8221; ujar Sudarsana.</p>
<p>Dalam lontar &#8220;Usana Bali&#8221;, Pura Sakenan disebutkan dibangun oleh Mpu Kuturan (Mpu Rajakretha) pada masa pemerintahan Raja (suami istri) Masula-Masuli (Sri Dhana Dhirajalancana-Sri Dhana Dewiketu). Pada masa pemerintahannya di Bali (1178-1255), Raja Masula-Masuli banyak membangun tempat suci, di antaranya Pura Sakenan. Berdasarkan referensi itu, Pura Sakenan diperkirakan dibangun sekitar abad ke-12.</p>
<p>Sementara itu, dalam &#8220;Dwijendra Tattwa&#8221; disebutkan bahwa Danghyang Nirartha di tempat suci ini sempat melakukan penyatuan pikiran dan diri dengan Tuhan. Dalam perjalanan suci mengelilingi pantai-pantai di Pulau Bali, beliau sempat menetap di Serangan. Di situlah beliau membangun Pura Dalem Sakenan. Berdasarkan perjalanan suci Danghyang Nirartha di Bali sekitar tahun 1489 (pemerintahan Dalem Waturenggong), maka diperkirakan Pura Dalem Sakenan itu dibangun pada abad ke-15.</p>
<p>Kisah perjalanan Danghyang Nirartha ini akhirnya jadi tradisi masyarakat Hindu di seantero Bali di saat karya besar di Pura Dalem Sakenan yang bertepatan dengan Hari Raya Kuningan. Mengingat Pulau Serangan terpisah dari daratan Bali, para pamedek itu tangkil dari daratan Bali menuju Serangan dengan menaiki jukung. Saat air laut dalam kondisi surut, para pamedek harus siap berjalan kaki melewati semak belukar, menyisir hutan bakau yang panjangnya sekitar dua kilometer. Tradisi itu berlangsung dari masa ke masa.</p>
<p>Namun, ketika proyek reklamasi &#8220;menjamah&#8221; Serangan, tradisi itu pun menghilang. Perubahan besar terjadi. Sebuah jembatan megah membentang di situ, menghubungkan daratan Bali dengan Pulau Serangan. Seiring dengan perubahan itu, tenggelam pula ritualitas budaya dan tradisi masyarakat Bali saat melakukan persembahyangan ke Pura Dalem Sakenan. Tak ada lagi iring-iringan jukung sarat pamedek dan sarana prasarana persembahyangan lainnya membelah kebiruan perairan Serangan.</p>
<p>Kini, semua dilakukan serba pintas dan cepat. Jembatan penghubung itu membuat jukung tak lagi dilirik karena kendaraan roda dua dan empat bisa menjelajah Serangan dalam sekejap mata. Dan, seiring dengan reklamasi, menghilang pula predikat &#8220;Pulau Emas&#8221; dari Serangan. Pasalnya, reklamasi itu telah mengubah hamparan pasir kuning keemasan itu jadi hamparan kapur putih yang menyilaukan mata.</p>
<p>Ketika pesona Serangan lenyap &#8220;ditelan&#8221; reklamasi, masih adakah rasa sira angen itu bertahta yang membuat insan senantiasa memiliki kerinduan dan rasa sayang untuk datang dan datang lagi ke pulau kecil di tenggara Pulau Bali itu? (ian)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/erycloting.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/erycloting.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/erycloting.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/erycloting.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/erycloting.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/erycloting.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/erycloting.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/erycloting.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/erycloting.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/erycloting.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/erycloting.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/erycloting.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/erycloting.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/erycloting.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/erycloting.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/erycloting.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erycloting.wordpress.com&amp;blog=2639434&amp;post=13&amp;subd=erycloting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/08/pulau-serangan-bali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/85f63a0e2be9c6a64fb796e07954c14a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">erycloting</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/5d/Sanur_200507-5.jpg/200px-Sanur_200507-5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Suasana di Pantai Sanur</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>pantai kuta bali</title>
		<link>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/06/pantai-kuta-bali/</link>
		<comments>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/06/pantai-kuta-bali/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2008 00:47:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>erycloting</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://erycloting.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Tioman bakal dominasi destinasi ulung luncur air Oleh MOHD.HAZLI HASSAN [rekreasi@utusan.com.my] Foto www.divetenggara.com JIKA sebelum ini Pulau Tioman uang terletak kira-kira 56 kilomater dari Tanjung Gemok, Pahang hanya dikenali sebagai syurga penyelam skuba dan destinasi percutian terkemuka di Pantai Timur namun kini pulau bebas cukai itu semakin dikenali sebagai lokasi luncur air yang setanding dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erycloting.wordpress.com&amp;blog=2639434&amp;post=12&amp;subd=erycloting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><b><font size="3">Tioman bakal dominasi destinasi ulung                                luncur air</font><br />
</b></p>
<table style="text-align:justify;" border="0" cellpadding="1" cellspacing="1" width="100%">
<tr>
<td height="97" width="62%">Oleh MOHD.HAZLI                                      HASSAN<br />
[rekreasi@utusan.com.my]<br />
Foto www.divetenggara.com<br />
JIKA sebelum ini Pulau Tioman uang terletak                                        kira-kira 56 kilomater dari Tanjung Gemok,                                        Pahang hanya dikenali sebagai syurga penyelam                                        skuba dan destinasi percutian terkemuka                                        di Pantai Timur namun kini pulau bebas cukai                                        itu semakin dikenali sebagai lokasi luncur                                        air yang setanding dengan Bali di Indonesia.Pulau yang mempunyai keluasan 38 kilometer                                        panjang dan 19 kilometer lebar itu semakin                                        mendapat kunjungan peluncur air dari seluruh                                        dunia yang turut mengatakan ia mempunyai                                        gulungan ombak yang mampu memberikan kepuasan                                        kepada peluncur air.</td>
<p><span id="more-12"></span></p>
<td height="97" width="2%">&nbsp;</td>
<td height="97" valign="top" width="36%">
<table border="0" cellpadding="1" cellspacing="1" width="11%">
<tr>
<td bgcolor="#003366" height="83">
<table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="59%">
<tr>
<td bgcolor="#ffffff" height="143"><img src="http://www.berjayahotels-resorts.com/images/pressrelease_280106_a.gif" height="203" width="332" /></td>
</tr>
</table>
</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#003366" height="2">
<div align="center"><font color="#ffffff">KEJERNIHAN                                              air dan keaslian kawasan timur Pulau                                              Tioman mampu memikat pelancong asing                                              untuk beriadah di situ.</font></div>
</td>
</tr>
</table>
</td>
</tr>
</table>
<p>Namun bukan semua lokasi yang ada di Pulau Tioman                                  mempunyai lokasi luncur air dan yang paling kerap                                  dikunjungi ialah kawasan pantai Kampung Juara                                  yang terletak di timur pulau berkenaan dan juga                                  Kampung Tekek.</p>
<p>Kampung Juara yang agak terasing daripada semua                                  kampung yang ada di Tioman sebenarnya sudah mempunyai                                  pelbagai produk pelancongan terutama riadah sukan                                  ekstren termasuk mendaki tebing.</p>
<p>Walaupun dipisahkan oleh banjaran gunung yang                                  ada di Pulau Tioman namun ia sering dikunjungi                                  oleh pelancong dalam dan luar negeri kerana Kampung                                  Juara masih berkeadaan seperti asal dan asli.</p>
<p>Selain Karang Balau, tebing yang sering menjadi                                  tumpuan pandaki tebing dan pintu masuk laluan                                  ke Bukit Kajang, bukit setinggi 1,038 meter yang                                  turut terkenal di kalangan pendaki, Juara juga                                  mempunyai air terjun Lubuk Tija, iaitu lokasi                                  perkhemahan terkemuka Tioman.</p>
<p>Mungkin bagi orang ramai, menjelajah selama 45                                  minit menggunakan kenderaan pacuan empat roda                                  melalui laluan tanah merah sejauh 7 kilometer                                  yang terbentuk ketika kedatangan pelarian hanyut                                  Vietnam dahulu kala ke Kampung Juara mungkin agak                                  pelik.</p>
<p>Tetapi bagi peluncur air, ini merupakan salah                                  satu daripada keunikan yang disajikan oleh Pulau                                  Tioman untuk mereka walaupun mereka terpaksa mengangkut                                  pelbagai peralatan luncur air yang banyak.</p>
<p>Selain gulungan ombak ganas antara Disember dan                                  Februari yang mampu memberikan satu keseronokan                                  kepada penggemar aktiviti ini, berada di Kampung                                  Juara sahaja sudah cukup memberikan kelainan.<b></b></p>
<p><b>Segenap benua </b></p>
<p>Tidak banyak gangguan berbanding lain-lain kampung                                  di Pulau Tioman. Inilah yang dicari-cari oleh                                  peluncur air dari segenap benua di dunia.</p>
<p>Lebih asli lebih baik dan bagi mereka kemudahan                                  dan infrastruktur moden hanya sebagai bonus tambahan                                  kerana bagi peluncur air, kawasan yang asli akan                                  memberikan keselesaan meluncur tanpa gangguan.</p>
<p>Ini boleh dilihat di Kampung Juara di mana ramai                                  pelancong dari luar negara yang membawa kelengkapan                                  meluncur mereka akan menginap selama beberapa                                  minggu di situ.</p>
<p>Ini sebenarnya hanya untuk memastikan mereka memperoleh                                  masa serta formasi gulungan ombak yang sesuai                                  bagi membolehkan luncuran dilakukan dengan baik.</p>
<p>Selain beberapa lokasi di pantai Kampung Mentawak,                                  Juara, destinasi seperti Pulau Seri Buat yang                                  terletak kira-kira setengah jam perjalanan menggunakan                                  bot laju juga turut menjadi pilihan.</p>
<p>Biarpun jauh, namun ia berbaloi dengan sajian                                  gulungan ombak yang menjadi idaman peluncur termasuk                                  ia masih asli dengan keadaan asal.<br />
Namun dalam mencari gulungan ombak terbaik di Pulau                                Tioman, musim angin monsun timur laut yang melanda                                negara dari Disember hingga Februari merupakan masa                                yang paling sesuai untuk sukan itu dan tidak sepanjgan                                masa seperti di Bali.<br />
Menurut salah seorang peminat sukan berkenaan yang                                juga anak jati Pulau Tioman, Sharulrizan Salleh,                                25, kategori ombak yang ada di Kampung Mentawak                                Pulau Tioman itu boleh dikatakan sama sahaja dengan                                apa yang ada di Bali.</p>
<p>Menurutnya, ombak Pulau Tioman membolehkan peluncur                                air bermain sama ada di bahagian kanan atau kiri                                di mana &#8216;point break&#8217; ombak berkenaan berpecah dua                                untuk memberikan kebebasan kepada peluncur air untuk                                memilih.</p>
<p>&#8220;Tidak seperti di Cherating yang hanya memberikan                                luncuran di bahagian kiri, (Kampung) Mentawak memberikan                                senario berganda kepada peluncur untuk membolehkan                                mereka memilih,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain itu, kata Sharulrizan, ombak yang ada pada                                bulan Januari tidak berapa kuat namun tetap memberikan                                luncuran terbaik kepada peluncur air disebabkan                                kategori ombak yang tidak menentu atau lebih dikenali                                sebagai &#8216;wave pub&#8217; di kalangan peluncur.</p>
<p>Apapun keseronokan yang ditunjukkan oleh sukan ini,                                Wan Norazizi Wan Endut, 23, yang sudah beberapa                                tahun berkecimpung dalam sukan ini turut memberi                                peringatan supaya mereka yang baru menceburi bidang                                ini mempelajarinya dengan teliti.<br />
Sukan ini, menurutnya, turut mempunyai risikonya                                tersendiri termasuk digulung seolah-olah mesin basuh                                ketika terjatuh dari papan luncur di dasar laut.</p>
<p>&#8220;Jadi, seorang peluncur itu perlu mempunyai                                stamina yang kuat dan tidak panik ketika terjatuh                                dari papan luncur bagi mengelakkan kejadian yang                                tidak diingini,&#8221; katanya.</p>
<p>Untuk keterangan lanjut mengenai aktiviti luncur                                air, orang ramai boleh menghubungi Lembaga Pembangunan                                Tioman (TDA) di A145-147, Lorong Tun Ismail 6, Sri                                Dagangan, Kuantan atau menghubungi 09-5141206 serta                                facsimile 09-5148801.</p>
<p>Mereka juga boleh melayari laman web www.tioman.com                                atau e-mel tioman@mytioman.com.my.</p>
<p><b><a href="http://www.berjayahotels-resorts.com/press_room_280106.htm" target="_top">www.berjayahotels-resorts.com/press_room_2801&#8230;</a></b></p>
<table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%">
<tr>
<td height="148" valign="top" width="47%">
<table border="0" cellpadding="1" cellspacing="1" width="88%">
<tr>
<td bgcolor="#003366">
<table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="59%">
<tr>
<td bgcolor="#ffffff"><img src="http://www.berjayahotels-resorts.com/images/pressrelease_280106_b.gif" height="222" width="346" /></td>
</tr>
</table>
</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#003366" height="2">
<div align="center"><font color="#ffffff">PANTAI                                              Kampung Mentawak merupakan antara                                              destinasi luncur air terkemuka negara                                              ini selain Cherating di Pahang.</font></div>
</td>
</tr>
</table>
</td>
<td height="148" width="4%">&nbsp;</td>
<td height="148" valign="top" width="49%">
<table border="0" cellpadding="1" cellspacing="1" width="88%">
<tr>
<td bgcolor="#003366">
<table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="64%">
<tr>
<td bgcolor="#ffffff"><img src="http://www.berjayahotels-resorts.com/images/pressrelease_280106_c.gif" height="395" width="328" /></td>
</tr>
</table>
</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#003366" height="2">
<div align="center"><font color="#ffffff">GULUNGAN                                              ombak di pantai Kampung Mentawak dikatakan                                              sama taraf dengan Pantai Kuta dan                                              Uluwatu di Bali, Indonesia pada masa-masa                                              tertentu.</font></div>
</td>
</tr>
</table>
</td>
</tr>
</table>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/erycloting.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/erycloting.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/erycloting.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/erycloting.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/erycloting.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/erycloting.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/erycloting.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/erycloting.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/erycloting.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/erycloting.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/erycloting.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/erycloting.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/erycloting.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/erycloting.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/erycloting.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/erycloting.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=erycloting.wordpress.com&amp;blog=2639434&amp;post=12&amp;subd=erycloting&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://erycloting.wordpress.com/2008/03/06/pantai-kuta-bali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/85f63a0e2be9c6a64fb796e07954c14a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">erycloting</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.berjayahotels-resorts.com/images/pressrelease_280106_a.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.berjayahotels-resorts.com/images/pressrelease_280106_b.gif" medium="image" />

		<media:content url="http://www.berjayahotels-resorts.com/images/pressrelease_280106_c.gif" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
